Berqurban Tapi Nggak Tahu Hukumnya? Ini Penjelasan Lengkapnya

Berqurban Tapi Nggak Tahu Hukumnya? Ini Penjelasan Lengkapnya

Hukum Berqurban bagi Seorang Muslim

Ibadah qurban merupakan salah satu amalan penting dalam ajaran Islam yang dilaksanakan pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah). Qurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menjadi bentuk ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah SWT.

Pengertian Qurban

Secara bahasa, qurban berasal dari kata qarraba yang berarti “mendekatkan diri”. Dalam istilah syariat, qurban adalah menyembelih hewan tertentu dengan niat ibadah kepada Allah SWT pada waktu yang telah ditentukan.

Hukum Berqurban

Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum qurban:

  1. Wajib
    Menurut sebagian ulama dari mazhab Mazhab Hanafi, qurban hukumnya wajib bagi Muslim yang mampu, yaitu yang memiliki kelebihan harta di luar kebutuhan pokoknya.
  2. Sunnah Muakkadah (Sangat Dianjurkan)
    Mayoritas ulama dari mazhab Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali berpendapat bahwa qurban adalah sunnah muakkadah, yaitu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan bagi yang mampu.

Pendapat yang paling banyak diikuti oleh umat Islam di Indonesia adalah bahwa qurban merupakan sunnah muakkadah.

Dalil Tentang Qurban

Salah satu dasar perintah qurban terdapat dalam Al-Qur’an:

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar ayat 2)

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)”  (QS. surah Al-Hajj ayat 34)

“Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, ‘Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?’ Dia (Ismail) menjawab, ‘Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar. 

Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah),

Kami memanggil dia, ‘Wahai Ibrahim, sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.’ Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sembelihan yang besar.” (QS. As-Saffat ayat 102-107)

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga rutin melaksanakan qurban setiap tahunnya, yang menunjukkan betapa pentingnya ibadah ini.

Syarat Orang yang Berqurban

Seorang Muslim yang ingin berqurban harus memenuhi beberapa syarat:

  • Beragama Islam
  • Mampu secara finansial
  • Baligh dan berakal
  • Tidak sedang dalam kondisi yang menghalangi ibadah

Hikmah Berqurban

Berqurban memiliki banyak hikmah, di antaranya:

  • Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT
  • Menumbuhkan rasa kepedulian sosial kepada sesama
  • Menghidupkan sunnah Nabi
  • Mengingat kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS

Kesimpulan

Hukum berqurban bagi seorang Muslim adalah sunnah muakkadah menurut mayoritas ulama, dan wajib menurut sebagian lainnya. Oleh karena itu, bagi yang memiliki kemampuan, sangat dianjurkan untuk melaksanakan ibadah qurban sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these